BAKSO RAKSASA Khas Wonogiri Keluarga Besar Bakso Terbesar di Bekasi

Ada Cucu Bakso, Anak Bakso, Bapak Bakso dan Mbah Bakso yang Guwedde' Banget

Bekasi, kelanakuliner.com
Kunjungan ke satu tempat warung makan bakso yang mempunyai keunikan dalam ukuran, sepertinya hanya di Warung Makan Bakso Raksasa. Dengan ukuran bola baksonya yang lumayan besar dibanding ukuran normalnya, wajar bila banyak pengunjung yang menyukai warung ini apalagi itu semua bisa dinikmati dengan harga yang relatif murah. Untuk seporsi Bapak Bakso Anda tak perlu mengeluarkan uang lebih dari Rp.10.000,- artinya kita bisa menikmati bakso hanya dengan membayar Rp.4.000,- sudah bisa menikmati satu porsi bakso dan kenyang! Bagaimana? Murah sekali bukan. Kepuasan alias perut kenyang, sudah pasti sebagai jaminan.

Hanya masalah rasa saja yang kelanakuliner nilai tidak ada keistimewaan, dengan kata lain rasa daging bakso di Warung Bakso Raksasa hampir sama dengan bakso lainnya. Namun karena ukurannya yang super besar, khususnya untuk cabang Pondok Ungu. Di cabang ini, ada bakso ukuran nyaris sebesar bola kaki anak-anak. Jadi untuk menikmatinya Anda harus menggunakan dua mangkuk. Satu untuk baksonya dan satu lagi untuk kuah yaminnya.

Sedangkan kuahnya.... hmmmm boleh lah, rasanya setara dengan kuah Bakso Lapangan Tembak yang lumayan terkenal dan lebih dulu melegenda itu. Untungnya sang pemilik, Tati Suryani dan suaminya, mengeluarkan produk inovatif berupa Bakso Bakar Raksasa. Makanan berbentuk sate bakso yang disajikan dengan cara dibakar dan bumbu kacang atau bisa juga bumbu kecap ini lah yang memang beda dalam hal rasa dibandingkan makanan dan jajanan populer manapun. Rasanya seperti kita makan sate daing sapi namun karena ada campuran sagunya, ya pastinya seperti bakso bakar lah! (susah banget seh menggambarkannya?)

Untuk warung bakso Raksasa yang tepat berada di belakang BCP ternyata pengunjungnya lumayan ramai di jam makan siang. Sedangkan cabang utama yang berada di belakang AL-Azhar sekaligus menjadi tempat tinggal pasangan suami istri Heri Lesmanto dan Tati Suryani.

Menurut penuturan Tati, wanita kelahiran Wonogiri 19 September 1982 ini, bahwa usaha warung Bakso Raksasa sendiri dimulai beberapa hari sebelum terjadinya gempa di Jogja. Sekitar bulan April 2006 menjelang sebelum terjadinya gempa Jogja, warung bakso yang mereka beri nama BAKSO HERTA (diambil dari gabungan nama depan suami dan istri), tapi karena ingin mengembangkannya, keluarga sepakat untuk pindah ke Jakarta. Dan setelah kepindahan besar berikut peralatan lengkap warung baksonya ke Jakarta, terjadilah peristiwa musibah gempa di Jogja itu.

Bertolak belakang dengan kejadian menyedihkan itu, Saat pertama kali tiba di Bekasi, wanita berputri dua anak ini, mengakui awalnya bingung memberi nama warung bakso mereka. Supaya menarik perhatian dan langsung bisa diterima, akhirnya dipilihlah nama Bakso Raksasa. Tentunya mereka harus menyajikan bakso ukuran raksasa. Diberilah nama Bapak Bakso. Namun begitu ada saja pelanggan yang menanyakan, "Kalau ada Bapak bakso yang besar seperti ini, pastinya ada Mbahnya bakso?" Dan terciptalah Mbah Bakso yang ukurannya luarbiasa besar, nyaris sebesar bola kaki anak-anak. Dan demi kepuasan pelanggan serta menjaring banyak pelanggan, maka dipilihlah kebijakan penentuan harga yang sangat terjangkau.

Anda tertarik menikmati bakso berukuran raksasa? Silakan kunjungi Bakso Raksasa di belakang BCP Bekasi, atau belakang AL Azhar Kalimalang. Atau bisa juga menghubungi di telepon
(021) 23698.0995 atau
simpati 081328800705 langsung dengan sang pemilik Tati Suryani.

SidikRizal

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama