Ayam Bakar Siram Bumbu Bali VS Soto Ayam Bakar

Seribu Gaya Menikmati Sensasi Baru Ayam Bakar Unik

Bulevar Hijau Bekasi & Perumnas Klender - kulinerkuliner.com
Mungkin jika kita bicara ayam bakar adalah hal biasa dan banyak ditemui dimana tempat. Tapi pernahkan Anda mencoba menu Ayam Bakar dengan kuah siram atau Ayam Bakar berkuah soto? Kali ini bukankelanakuliner mencari dua sajian unik berbahan dasar ayam bakar yang tak bisa ditemui di lain tempat kecuali di sini, di bukankelanakuliner.com

Yang pertama adalah Ayam Bakar Siram Bumbu Bali yang bisa Anda nikmati di kawasan Bulevar Hijau Kota Harapan Indah. Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 12.000,- kita bisa menikmati satu porsi. Lalu bagaimana rasanya? Sensasinya seperti Anda makan ayam bakar yang beraroma kuat bakarannya namun dengan kelezatan kuah siram bumbu Bali yang beda dari ayam bakar pada umumnya.


Koh Abun, sang pemilik Mie Keriting Bulevar Hijau ini memang sengaja meracik bumbu siram khas Bali saat seorang pelanggannya menyarankan untuk membuat menu khusus dari Bali ini sebagai salah satu sajian halal yang bisa jadi unggulan resto sederhana yang terletak tepat di samping Pecel Lele Lela Bulevar Hijau Kota Harapan Indah.

Koh Abun mendapat ide setelah sang pelanggan memberinya resep khusus bumbu siram khas Bali yang jadi pelengkap ayam bakarnya. Setelah dibuat sendiri oleh Koh Abun saran menu tersebut, malah sang pelanggan memberikan komentar bahwa rasanya jauh lebih enak dibandingkan dengan yang ada di satu tempat di kawasan Jawa Tengah.

Sedangkan Koh Abun memberikan sentuhan inovasi dengan kuah siram bumbu Bali. "Ayam Bakar Siram nya memang khas dari Jawa Tengah, namun saya memberikan tambahan kuah siram bumbu Bali," ungkap lelaki beranak dua ini kepada kulinerkuliner.com. Justru di sinilah keunikan yang bisa kita dapatkan. Sensasi bumbu bali bercampur ayam bakar siram, pantas Anda coba.

Biar begitu, kulinerkuliner.com mendapat pengalaman sensasi baru menikmati ayam bakar dengan ciri khas rasa kuah bumbu Bali yang pedas dan mantap. Lalu apa bedanya dengan sajian lainnya, yakni Soto Ayam Bakar yang bisa kita pesan di Rumah makan Soto Marmer di kawasan Jl Raya Mawar Merah Perumnas Klender?

Ayam Bakar Siram Bumbu Bali vs Soto Ayam Bakar

Kalau di liputan kulinerkuliner.com sebelumnya adalah ayam bakar dengan sajian kuah siram bumbu Bali, maka Soto Ayam Bakar yang adanya di Soto marmer ini, manawarkan menu lebih unik lagi, yakni Soto (Betawi) berbahan dasar Ayam Bakar. Uniknya dari sajian Soto Ayam Bakar ini adalah daging ayam bakarnya tidak disuir-suir seperti kebiasaan sajian berkuah khas soto. Soto Ayam Bakar justru mencampur potongan besar ayam bakar di kuah soto yang rasanya sangat mirip dengan kuah soto Betawi.

Hmmmmm.... kelezatan kuah soto bersantan ini jadi terasa begitu nendang saat dicampur dengan potongan besar ayam bakar. Lalu bagaimana menikmatinya. Di sinilah uniknya, Anda bisa menggunakan seribu cara dan gaya untuk menikmati ke dua menu unik ayam bakar ini. Biasanya yang namanya menu ayam bakar kita nikmati dengan kedua tangan kita, tapi tidak halnya dengan Ayam Bakar Siram Bumbu Bali dan Soto Ayam Bakar.

Boleh pake sendok atau garpu bahkan dengan pisau daging juga bisa. Demikian pula Soto Ayam Bakar, yang bisa Anda nikmati dengan sendok dan garpu untuk menyeruputezatnya kuah soto dan Anda gunakan tangan ketika menggigit ayam bakarnya. Bagaimana? Anda punya cara sendiri untuk menikmati Ayam Bakar Siram Bumbu Bali atau Soto Ayam Bakar?

Bila Soto Ayam Bakar favorit RM Soto Marmer yang kuahnya dibuat dari santan kental, maka Ayam Bakar Siram Bumbu Bali justru dengan kuah kental yang dibuat dari rempah seperti kemiri campur cabai merah. Rasa kemiri dan cabainya begitu nendang, sehingga wajar saja bila Ayam Bakar Siram Bumbu Bali ini jadi menu pilihan favorit di resto Mie Keriting milik Koh Abun.

Anda tertarik untuk mencoba seribu gaya Anda sendiri dalam menikmati ayam bakar?Mau "digeragot" langsung dengan tangan biasa, atau dipotong-potong terlebih dulu dengan garpu sendok, atau terserah gaya Anda menikmati menu ayam bakar terunik ini.

Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama